
Tenaga kesehatan merupakan sumber daya utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Dalam era pelayanan kesehatan modern, tenaga kesehatan dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Tuntutan tersebut semakin meningkat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan regulasi kesehatan, peningkatan ekspektasi masyarakat terhadap mutu pelayanan, serta kompleksitas kasus yang ditangani di fasilitas pelayanan kesehatan. Di sisi lain, tingginya beban kerja, tekanan emosional akibat interaksi dengan pasien dan keluarga, keterbatasan sumber daya, tuntutan administratif, serta kebutuhan untuk selalu beradaptasi dengan perubahan sistem pelayanan dapat menjadi faktor risiko terjadinya stres kerja pada tenaga kesehatan. Jika kondisi ini berlangsung dalam jangka waktu yang panjang tanpa adanya dukungan dan strategi penanganan yang memadai, maka dapat berkembang menjadi burnout syndrome yang ditandai dengan kelelahan emosional, depersonalisasi, serta menurunnya pencapaian prestasi kerja.
Segera daftar pelatihan berikut ini
Login / registrasi terlebih dahulu untuk mendaftar pelatihan.
Diklat Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta