
A. Latar Belakang
Dalam rangka pemenuhan KPI RSV tahun 2026 yaitu pemenuhan Training Effectiveness Indeks 40 JPL bagi > 73% tenaga kesehatan dan tenaga medis, serta pemenuhan 20 JPL bagi 100% tenaga pendukung, kami menyelenggaraan kegiatan Workshop Manajemen Nyeri melalui platform Learning Management System / Plataran Sehat. Nyeri merupakan keluhan utama pada pasien ortopedi akibat trauma, kelainan muskuloskeletal, tindakan pembedahan, maupun rehabilitasi, yang jika tidak ditangani optimal dapat menurunkan fungsi, memperlambat penyembuhan, memperpanjang rawat inap, serta menurunkan kualitas hidup dan kepuasan pasien. Oleh karena itu, manajemen nyeri yang efektif menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan yang bermutu, dengan pendekatan komprehensif dan multidisiplin yang melibatkan berbagai tenaga kesehatan, mencakup terapi farmakologis, nonfarmakologis, serta edukasi pasien dan keluarga. Namun, keterbatasan pemahaman, keterampilan pengkajian, pemilihan intervensi, evaluasi berkelanjutan, serta komunikasi yang kurang efektif masih menjadi kendala dalam penanganan nyeri. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan Workshop Manajemen Nyeri di Rumah Sakit Ortopedi untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga kesehatan agar mampu melakukan pengkajian dan penatalaksanaan nyeri secara sistematis, aman, dan berbasis standar, sehingga tercapai manajemen nyeri yang efektif, individual, dan berpusat pada pasien guna meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat pemulihan, serta mendukung keselamatan dan kepuasan pasien secara berkelanjutan.
B. Tujuan
Tujuan Umum
Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi tenaga kesehatan di Rumah Sakit Ortopedi dalam melakukan pengkajian, penatalaksanaan, dan evaluasi nyeri secara efektif, aman, dan berpusat pada pasien untuk mendukung pelayanan ortopedi yang berkualitas dan meningkatkan kepuasan pasien.
Tujuan Khusus
- Memberikan pemahaman kepada peserta mengenai konsep dan prinsip manajemen nyeri dalam pelayanan ortopedi.
-
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan pengkajian nyeri menggunakan skala nyeri dan metode yang sesuai.
- Meningkatkan keterampilan peserta dalam menentukan intervensi farmakologis dan nonfarmakologis yang tepat untuk setiap pasien.
- Mendorong penerapan pendekatan multidisiplin dalam penatalaksanaan nyeri di rumah sakit ortopedi.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam memantau, mengevaluasi, dan mendokumentasikan respon pasien terhadap manajemen nyeri.
- Meningkatkan komunikasi efektif dengan pasien dan keluarga terkait manajemen nyeri dan pilihan terapi.
- Mendukung pencapaian standar akreditasi rumah sakit terkait penanganan nyeri pasien Meminimalkan terjadinya komplikasi.
C. Materi
- Konsep & Prinsip Manajemen Nyeri
- Pengkajian dan Penatalaksanaan Nyeri
- Evaluasi & Dokumentasi Manajemen Nyeri
- Diskusi & Studi Kasus
D. Peserta
Internal dan Eksternal RSO Soeharso sejumlah 30 Orang per batch
E. Fasilitator
- dr. Sigit Prasetya Utama, Sp.An
- Dhiani Budiati, S.Kep., Ners., M.Kes.
- Erwi Rochma Pangastuti, S.Kep. Ners.
- Wisardoyo, S.Kep. Ners
F. Pelaksanaan dan tempat :
Hari / Tanggal : Senin - Jum'at / 13 - 17 April 2026
Waktu : 08.00 - 15.30 WIB
Tempat: Ruang Auditorium Lantai 3 RSO Soeharso Surakarta
G. Administrasi Peserta
Biaya Pelatihan :
Pegawai RSO : Gratis
PPDS RSPPU RSO Soeharso : Gratis
Peserta luar RSO : Rp. 200.000,-
H. Sekretariat
Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan RSO
Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo
Telp : 0271 714458
Ext : 125
Contact Person : Timker DIKLAT - 08979752065
Segera daftar pelatihan berikut ini
Login / registrasi terlebih dahulu untuk mendaftar pelatihan.
Diklat Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta