
Resistensi mikroba terhadap antimikroba telah menjadi masalah yang mendunia dengan berbagai dampak merugikan pelayanan kesehatan. Muncul dan berkembangnya resistensi antimikroba terjadi akibat tekanan seleksi yang berhubungan dengan penggunaan antimikroba, dan penyebaran mikroba resisten. Masalah resistensi antimikroba sangat dipengaruhi oleh penggunaan antibiotik yang tidak bijak, dan pengendalian infeksi yang belum optimal. Untuk menanggulangi masalah resistensi antimikroba perlu dilakukan pengendalian resistensi antimikroba di rumah sakit dengan terpadu dan menyeluruh. Gerakan penanggulangan dan pengendalian resistensi antimikroba secara paripurna ini disebut dengan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA).
Segera daftar pelatihan berikut ini
Login / registrasi terlebih dahulu untuk mendaftar pelatihan.
Diklat Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta